Setiap pelaku kezaliman niscaya akan menerima hukuman secara kontan sebelum menerima hukuman di akhirat. Hal yang sama berlaku pada pelaku dosa. Inilah makna yang tercakup dalam firman Allah ta’ala,

مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ

Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan atas kejahatan tersebut. [an-Nisaa: 123].

Boleh jadi si pendosa memandang bahwa fisik dan hartanya baik-baik saja sehingga menganggap tak ada hukuman atas dirinya. Padahal kelalaian terhadap balasan itulah yang merupakan hukuman.

Ibnu al-Jauziy hlm. 52 via Liyaddabbaru Ayatih Vol. 1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s