Ketika seorang yang menunaikan shalat bersiap-siap untuk bangkit dari rukuk, disyari’atkan mengucapkan dzikir

«سَمِعَ اللهُ لمن حَمِدَه»،

“Allah mendengar setiap orang yang memuji-Nya.”

Ucapan ini berarti “Allah memenuhi/menjawab/menerima permintaan orang yang memuji-Nya.”

Mengapa demikian?

Orang yang memuji Allah adalah yang menyifati Allah -Dzat yang dipuji- dengan kesempurnaan diiringi rasa cinta dan pengagungan.

Di mana setiap orang yang memuji Allah maka dia sedang memanjatkan permintaan dengan pujiannya, karena setiap orang yang memuji Allah sesungguhnya memiliki harapan peroleh pahala dari-Nya.

Apabila berharap memperoleh pahala dari Allah, maka pujian yang dipanjatkan kepada-Nya dengan sanjungan, dzikir, dan takbir sejatinya mengandung do’a (permintaan).

Sumber : Channel Telegram Dr. Umar Muqbil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s