Al-Qurthubi rahimahullah berkata,

وصف الله تعالى نفسه بعد قوله: {رب العالمين} بأنه: {الرحمن الرحيم} لأنه لما كان في اتصافه بـ(رب العالمين) ترهيب .

قرنه بـ{الرحمن الرحيم} لما تضمنه من الترغيب؛ ليجمع في صفاته بين الرهبة منه والرغبة إليه. فيكون أعون على طاعته وأمنع

Setelah firman-Nya ” رب العالمين”, Allah menyifati diri-Nya dengan الرحمن الرحيم.

Hal ini dikarenakan pada redaksi ayat رب العالمين terkandung tarhib (peringatan), sehingga setelah redaksi tersebut Allah berfirman الرحمن الرحيم, suatu redaksi ayat yang mengandung targhib (penggugah keinginan).

Dengan demikian, di dalam sifat-Nya terkumpul suatu kandungan agar hamba merasa takut sekaligus cinta kepada Allah sehingga dapat membantu dan menguatkan dalam menaati-Nya.

[al-Jaami’ li Ahkaam al-Quran dengan perantaraan Li Yaddabbaruu Aayaatihi Vol. 1].

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s