Pendapat yang lebih tepat adalah boleh mengerjakan puasa Syawal terlebih dahulu sebelum mengqadha puasa Ramadhan. Dengan catatan, diutamakan menunaikan qadha puasa Ramadhan terlebih dahulu.

Beberapa alasan yang menguatkan pendapat ini adalah sebagai berikut:

#1

Dalam beberapa riwayat hadits Abu Ayyub tercantum lafadz “و أتبعه سِتاً” menggantikan lafadz ” ثم أتبعه سِتاً”. Hal ini mengindikasikan ada kelapangan dalam masalah ini. Dan sebagian perawi hadits ini meriwayatkannya secara makna.

#2

Pelipatgandaan pahala yang tercantum pada hadits Tsauban ” الحسنة بعشر أمثالها” bisa diperoleh, baik dilakukan oleh mereka yang mendahulukan qadha puasa Ramadhan maupun yang mengakhirkannya.

#3

Setiap orang yang berjumpa dengan bulan Ramadhan dan melaksanakan sebagian puasa Ramadhan sesuai kemampuan, dapat dikategorikan sebagai orang yang telah mendapati bulan Ramadhan dan berpuasa Ramadhan meski dia tidak berpuasa di sebagian hari dan baru akan mengqadhanya kemudian.

~Dr. Umar Muqbil~

Advertisements

One thought on “Mengerjakan Puasa Syawal Terlebih Dahulu Sebelum Mengqadha Puasa Ramadhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s